Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Mari Mengenal Filosofi Pohon Pisang

Gambar
Pohon pisang adalah pohon yang tumbuh hampir di seluruh wilayah di Indonesia.Pohon ini tumbuh di daerah pedesaan dan bahkan ada di beberapa daerah di perkotaan.Semua orang mengenal pohon yang identik dengan hewan bernama monyet ini.Padahal jujur belum pernah seumur-umur saya melihat pohon pisang dipanjat oleh monyet kecuali hanya dalam cerita fiksi kancil dan monyet. Hari ini buah pisang yang beragam jenisnya itu juga sempet mampir di meja ruang makan.Ketika itu saya teringat cerita ayah tentang filosofi sang pohon pisang.Memang terdengar konyol karena memang cerita itu adalah cerita pengantar saya tidur ketika masih bocah dulu. Ayah saya selalu berkata bahwa pohon pisang itu adalah pohon yang pantang menyerah.Berapa kalipun anda menebang pohon pisang muda yang masih belum berbuah maka ia akan terus tumbuh dan tumbuh lagi.Pohon ini seolah tidak peduli siksaan manusia yang tiap kali memotongnya. Tentu saja ketika saya beranjak dewasa dan mempelajari ilmu biologi saya mema

Jangan bicara padaku soal Nasionalisme...

Gambar
Bulan agustus memang sudah lewat,gegap gempita 17 agustus juga nampak sudah tidak tampak lagi.Namun nampaknya aku masih sedikit terganggu dengan beberapa pemberitaan di televisi. Betapa tidak di berita itu,ada seorang tokoh politik yang mengatasnamakan nasionalisme untuk kepentingan politiknya.Benar kawan,ia menggunakan dasar nasionalisme untuk menjatuhkan orang lain. Bagaimana ini semua bermula?begini ceritanya,masih ingat kan kasus mantan menteri ESDM Archandra Tahar yang dicopot dengan alasan Nasionalisme?Sempat muncul rumor yang beredar di masyarakat bahwa setelah mendapatkan kewarganegaraan Indonesia ia akan kembali menjadi seorang menteri.Rumor ini ditanggapi oleh salah seorang politisi yang mengatakan jika hal tersebut dilakukan maka tindakan tersebut salah karena Nasionalisme orang itu (Archandra) diragukan. Jujur perkataan orang itu membuatku ingin tertawa.Bagaimana seorang dikatakan tidak nasionalis hanya karena ia menjadi warga negara lain?Nasionalisme itu buk

Bagaimanakah Pemberitaan Seharusnya?

Gambar
Tadi pagi,dari ruang kerja saya mendengar lirih suara TV dari ruangan sebelah saya.Siaran televisi itu nampaknya sedang membahas tentang penggunaan dana desa di daerah tertinggal. Jujur saya tidak mendengarkan dengan baik siaran itu karena sedang sibuk dengan pekerjaan di depan laptop.Awalnya saya berpikir bahwa siaran tersebut berasal dari televisi milik pemerintah seperti TVRI.Namun nampaknya saya salah.Siaran itu berasal dari MetroTV. “Hemm..gak biasanya” begitu pikir saya.Memang siaran program pemerintah oleh sebuah televisi swasta bukanlah hal yang biasa anda lihat.Kebiasaanya adalah berita yang muncul dari sebuah televisi swasta selalu berbau kontroversi atau berita tentang para pejabat yang tersangkut suatu masalah. Masih lekat dalam ingatan dimana satu bulan yang lalu bagaimana televisi swasta kerap kali memberitakan tentang masalah Archandra Tahar dan kewarganegaraan gandanya atau masalah Ahok vs Risma yang nampaknya masih belum memiliki titik terang. Hari

Perlukah Kerja Keras itu ?

Gambar
Seringkali kita melihat orang-orang yang sukses dan kemudian merasa iri.Rasa iri itu adalah sebuah hal yang manusiawi. Seperti halnya anda semua,saya juga kerapkali merasa hal yang demikian itu.Terkadang rasa iri itu muncul disertai rasa kesal "Kenapa dia bisa dan saya tidak.."mungkin kurang lebih seperti itu. Pertanyaanya,sudahkan anda melakukan hal yang mereka lakukan?.Mungkin anda merasa bahwa anda sudah bekerja keras seperti yang mereka lakukan.Namun pertanyaanya seberapa keras anda melakukan hal tersebut?.Ada yang bilang bahwa Enstein hanya tidur dua jam sehari hanya untuk menemukan teori relativitasnya yang terkenal itu.Ada yang bilang Imam Bukhari melakukan perjalanan yang panjang hingga kehabisan bekal dan makan rumput untuk mengumpulkan Hadis yang sekarang tinggal anda beli dan baca. Semua pekerjaan besar di dunia ini membutuhkan pengorbanan dan kerja keras.Semuanya tanpa terkecuali anda.Terkadang mungkin anda merasa bahwa orang lain jauh lebih berbaka

Ketika Judi Online Menjadi Sebuah Gaya Hidup

Gambar
Jujur ketika masih aktif di perkuliahan dulu saya adalah seorang yang sangat suka ke warnet. Tidak hanya untuk mencari bahan kajian,saya juga pergi kesana kadang untuk sekedar refreshing menonton video di Youtube,buka Sosmed atau sekedar download film atau lagu. Saya sendiri pergi ke banyak warnet di Jakarta.Meskipun demikian,selalu ada pemandangan yang sama yaitu pecandu game online dan Judi Online. Kedua jenis makhluk ini nampaknya telah menjadi penunggu abadi warnet.Jika golongan yang pertama dihuni oleh para anak-anak tanggung maka golongan kedua berisi mereka yang sudah sedikit dewasa dan bahkan memiliki anak-anak.Pernah saya lihat salah satu dari mereka datang membawa anaknya yang baru berusia sekitar 4 tahun.Sungguh miris rasanya. Oke,mari kita fokuskan ke masalah judi online sekarang.Para penjudi yang saya temui di warnet itu saya amati terdiri dari beragam profesi.Ada dari mereka yang bekerja sebagai tukang parkir,tukang ojek,preman pasar,montir bengkel hingg

Nyesel Merdeka...?Sumpah ini gak lucu..!!

Gambar
Beberapa hari yang lalu saya iseng-iseng masuk ke Yahoo Answer.Sudah lama saya tidak berpartisipasi menjawab pertanyaan disana.Entah kenapa setelah sekian lama,kualitas pertanyaan di sana semakin ngaco rasanya.Semakin banyak pertanyaan koplak di sana. Mulai dari pertanyaan seorang anak yang ngerasa ketuaan belajar IT (padahal umurnya baru 14 tahun)  hingga pertanyaan tentang Nama Bayi .Gue baru tau,oran g tua sekarang males namain bayinya sendiri.Gak kebayang kalo si orok itu udah gede terus nanya siapa yang namain dirinya,masa sih si ortu bakal bilang orang iseng di Yahoo Answer sih?? Dari sekian banyak pertanyaan aneh bin ngawur di Yahoo Answer,gue ketemu dengan pertanyaan tentang ini..(Silahkan disimak dibawah)...  Gue gak ngerti siapa yang nulis ini karena tuh curut gak berani pasang foto diri disana.Cuma gue heran aja,kenapa bisa ada seorang di negeri ini yang punya pemikiran segeblek ini.Mungkin orang ini posting pertanyaan semacam ini cuma buat cari sensasi a

Ribut-Ribut Masalah Jalanan Rusak...ini Salah Siapa?

Gambar
    Tadi sore saya melihat berita di televisi.Di berita itu nampak para sopir angkot di Sukabumi melakukan unjuk rasa.Nampaknya mereka demo kepada pemerintah daerah karena jalan yang biasa mereka lalui belum kunjung diperbaiki.Setidaknya telah 5 tahun tidak ada perbaikan jalan. Ketika ngomongin soal jalan saya jadi teringat jalan di sekitar rumah.Jalan yang saya lalui untuk bekerja adalah Jalur Banjarnegara menuju ke Purwokerto.Di daerah Klampok jalan itu akan bercabang menjadi lewat arah Purbalingga dan lewat Banyumas.Kebanyakan orang termasuk saya akan memilih jalur Banjarnegara-Klampok-Purbalingga-Purwokerto dibandingkan Jalur Banjarnegara-Klampok-Banyumas-Purwokerto.Anda tahu alasannya?Simple,Jalan. Permasalahan tentang Jalanan nampaknya bukan hanya masalah pemda Sukabumi saja,melainkan masalah yang warga Banjarnegara seperti kami alami.Dengan Purwokerto sebagai pusat keramaian,hal ini menjadi magnet bagi para pencari kerja untuk pergi kesana.Permasalahanya adalah jika m

Writer Block? ini solusi mendapatkan kembali Inspirasi..

Gambar
Terkadang kita bingung harus nulis apa..?saya sering alami ini     Bagi para penulis nampaknya inspirasi merupakan sesuatu yang paling berharga.Menulis itu seperti sebuah karya seni.  Ketika Inspirasi menaungi sang seniman,maka hasil karyanya akan menjadi sebuah masterpiece namun jika tidak yaah paling banter jadi pajangan di pinggir jalan (atau bungkus makanan ringan). Saya pun merasakan hal yang demikian.Meskipun kerjaan menulis di Blog merupakan pekerjaan sampingan,namun saya menjalaninya dengan sungguh-sungguh.Ada kalanya,saya merasa bahwa Inspirasi tidak mengalir dengan baik,kepala pening dan perasaan yang mulai kesal.Itu pertanda anda mengalami Writer's Block.Suatu gejala penurunan kemampuan menulis. Namun,tenang saja kebanyakan penulis sendiri mengalami hal ini karena kekurangan inspirasi.Oleh karena itu hal yang paling logis dilakukan adalah dengan mencari inspirasi baru.Berikut ini adalah beberapa tips dan trick yang saya lakukan ketika mengalami hal itu.

Berbincang masalah mineral water di Indonesia..

Gambar
Bisnis air mineral (di Indonesia disebut sebagai air kemasan) menurut saya adalah suatu bisnis yang menarik sekaligus membingungkan. Sampai detik ini,saya masih belum mengerti kenapa orang rela untuk mengeluarkan koceknya dalam-dalam untuk membeli sebotol atau segalon air dalam kemasan tersebut. Logika yang paling tidak masuk akal (dan melanggar prinsip ekonomi) adalah fakta bahwa air merupakan barang bebas (oke..oke..mungkin tidak bagi beberapa wilayah seperti Jakarta atau Gunung Kidul).Beberapa daerah,termasuk daerah saya sendiri,rasa air tanahnya jauh lebih segar dibandingkan dengan air minum dalam kemasan merek tertentu. Jika kita lihat kontennya sendiri,tidak ada bedanya dengan air putih biasa.Isinya ya gitu,sama-sama air cuma masalahnya kenapa yang satu bisa dijual dan yang lain tidak?tentunya hal inilah yang menjadi pertanyaan bukan?. Sebelum membahas produk air minum dalam kemasan di Indonesia,kita akan mencoba menelusuri kembali jejak awal bisnis air mineral i

Pembodohan atas nama Kesehatan...

Gambar
Siapa yang tidak ingin sehat?tentu semua orang ingin sehat dan hidup bahagia (itu juga sebabnya para dokter kantongnya tebal ;p).Mereka yang sakit ingin sembuh,yang sehat sendiri selalu menjaga diri agar tidak sakit. Begitu takutnya setiap orang pada penyakit nampaknya menjadi salah satu alasan mengapa untuk urusan kesehatan terkadang seseorang bisa menjadi tidak rasional. Hal ini jugalah yang nampaknya dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab untuk memperoleh keuntungan.Kita sebut mereka ini penipu atau scammer,dan sepertinya ibu saya dan beberapa orang di sekitarnya baru mengalami penipuan ini tanpa mereka sadari.Bagaimana cerita ini bisa terjadi?Begini ceritanya... Saya sedikit lupa kejadian pastinya,namun yang jelas kejadiannya sebelum hari raya Idul Adha tahun ini (kemungkinan tanggal 8 dan 9 September).Ceritanya,karena ibu saya menjabat suatu posisi di desa tempat kami tinggal,ia jadi sering berkumpul dan rapat dengan beberapa warga de

Pelajaran dari alam : "Kata siapa jadi Raja Hutan itu enak..? "

Gambar
Ketika anda kecil dulu mungkin anda pernah terkagum-kagum dengan kegagahan seekor Harimau.Saya pun demikian,saya suka memasang beberapa lukisan bergambar harimau dirumah saya.Beberapa kawan bertindak lebih jauh lagi dengan membuat taman dan patung yang bertemakan sang raja hutan tersebut.Wilayah J awa B arat juga lekat dengan hewan loreng ini. Well, raja hutan begitu julukannya,nampaknya telah memikat jutaan manusia dengan keganasannya.Mereka dipuja dan ditakuti secara bersamaan.Di beberapa tempat dan disebagian wilayah di Indonesia hewan ini disakralkan sebagai binatang yang suci. Kehidupan sang raja hutan juga nampaknya begitu menyenangkan.Tinggal di dalam hutan,menguasai satu wilayah tertentu.Urusa n nya sehari hari kalo gak kawin ya berburu.Namun benarkah demikian kawan?Nampaknya tidak,ada hal lain yang belum anda ketahui dari sang raja hutan yang ganas ini.Yah,kerapuhan mereka. Pernahkah anda berpikir kenapa Harimau memiliki loreng di tubuhnya?Sebagian besar dar