Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Renungan siang dan nyanyian seorang pengamen cilik

Gambar
             Aku sedikit lupa kapan tepatnya kejadian ini,mungkin sekitar tahun 2013 atau 2014.Satu-satunya hal yang kuingat adalah waktu itu aku masih mahasiswa baru di UI.Hari itu merupakan hari tersial menurutku.       Motor yang supra hitam butut yang biasa kupakai mendadak mogok.Alasanya sebenarnya sedikit konyol,yah pihak kurir yang membawa motorku ini lupa bilang kalo ia mengosongkan oli di motorku.Aku yang tak tahu menahu soal ini hanya memakainya hingga ia benar-benar mogok dan terpaksa harus kudorong sampai pintu kost ku.       Oke,kita lupakan saja kejadian sialan itu.Intinya aku hari ini harus naik mikrolet jurusan tebet dari arah kuningan.Siang itu suasana di daerah Kuningan Jakarta Selatan sangat tidak bersahabat,panas yang begitu menyengat seolah membakar kulitku.Namun demikian,aku yang waktu itu masih semangatnya kuliah tak menghiraukan hal ini.Akupun menaiki mikrolet no 44 dari kuningan sampai di stasiun tebet.    Tidak seperti biasanya didalam angko

Klampok dulu dan Sekarang (Ketika Modernisasi Mengoyak Ketentramannya)

Gambar
            Ada banyak hal yang tak kusadari telah mulai berubah di desaku yang bernama klampok ini.      9 tahun adalah waktu yang cukup lama untukku meninggalkan desa masa kecilku ini.Yah,sebuah waktu yang tak terasa telah mengubah wajah desaku ini.       Ada beberapa perubahan yang kuamati dalam 9 tahun kepergianku ini.Mula-mula kulihat mulai banyak bangunan didirikan di pinggir jalan.Kuamati juga berbagai usaha yang silih berganti berdiri.Ada beberapa dari mereka yang bertahan,namun tidak sedikit pula yang gulung tikar atau berganti pekerjaan.     Sentra akik misalnya (ketika 2 tahun lalu aku pulang) begitu ramai menghiasi jalanan disepanjang jalur klampok-Purbalingga bahkan sampai ke kota Banjarnegara.Mereka berjualan batu akik seperti berjualan kacang goreng di pinggir jalan (seriusan,lapak mereka nampak seperti lapak buah)      Namun kini keberadaan mereka seolah lenyap bagaikan ditelan bumi atau mungkin lebih tepatnya ditelan gejolak bernama trend.Aaah pe

Pelajaran Hari ini ; "Mendengarkan" dan "Bertanya"

Gambar
          Pagi itu udara cukup cerah,tanggal masih menunjukan angka 5 di awal tahun 2016.Aku yang terbangun setelah bergadang di warnet bersiap untuk kembali melakukan aktivitas.  Mulai kupersiapan semua peralatan dan bergegas untuk kembali bergumul dengan kemacetan ibukota.Rutinitas yang selalu menjadi teman setia untuk setidaknya 6 tahun terakhirku di Kota Ini.Tidak ada yang terlalu istimewa sebenarnya di tempat kuliah.Akupun memilih pulang.    Tujuanku ketika pulang adalah warnet favoritku yang ada di sebuah gang di daerah Genteng Ijo Jakarta Selatan,sebuah warnet yang sering disebut sebagai warnet si engkoh.Yah pemiliknya adalah seorang keturunan Tionghoa.Beliau begitu ramah dan baik pada semua orang.Hampir tak pernah kutemukan orang sebaik dirinnya setelah orangtuaku sendiri.    Setelah melewati siang yang begitu panas dan terik akupun sampai di warnet itu.yang pertama kulakukan adalah masuk ke meja admin (yups aku teknisi di warnet ini) dan memesan minuman ding