Postingan

Menampilkan postingan dengan label Politik

Ketika Virus Covid-19 Mulai Diremehkan

Gambar
Malem itu ibu bercerita mengenai rencana mendatangi hajatan seorang anak tetangga yang dulu sempat dekat ketika masih jaman ngontrak.Sontak pernyataan itu membuat saya kaget bercampur kesal.Ketika musim pandemi corona masih begitu massif berlangsung,ibu justru dengan entengnya ingin mendatangi hajatan pernikahan.Hal yang lebih miris adalah,orang yang melangsungkan pernikahan juga harus mengundang orang-orang lain.

Mari Kita Bicara Masalah Pertanian dan Impor Beras

Gambar
Tingkat ketergantungan masyarakat Indonesia yang tinggi membuat beras menjadi kebutuhan pokok yang tidak bisa tergantikan.Banyak orang Indonesia yang sering berkata “ kalo belum makan nasi itu ya belum makan” .Pernyataan semacam ini menunjukan bahwa nasi merupakan sesuatu yang tidak terpisahkan ketika orang Indonesia makan.Tidak peduli sarapan,makan siang maupun makan malam,nasi merupakan suatu hal yang wajib tersedia di meja makan.

Mahasiswa Antara IPK dan Idealisme…

Gambar
Kata orang mahasiswa adalah agen perubahan.Mereka adalah generasi yang dianggap cerdas dan mampu menjadi solusi atas masalah yang ada disekitarnya.Mahasiswa juga dianggap sebagai kumpulan individu yang idealis dan tidak berpihak,mereka hanya berpihak pada kebenaran.. Betuuul sekali itulah mahasiswa tapiiii itu dulu…konon disuatu masa pernah ada mahasiswa yang demikian adanya.Sekarang?weleh..weleeeh,kata hidup mahasiswa dan hidup rakyat Indonesia aja mungkin tidak semua mahasiswa tahu. Lagu darah juang mungkin jadi judul yang asing bagi mahasiwa kekinian.Lalu pertanyaanya adalah kemana lunturnya idealisme mahasiswa?Idealisme ini luntur seiring dengan berubahnya kampus dari lembaga pendidikan menjadi industri penghasil sarjana. Kita menyadari bahwa kata sarjana terutama untuk S1 bukan lagi suatu hal yang waaah.Kini gelar Sarjana terutama strata satu adalah sesuatu yang normal adanya seperti kita melihat anak SMA.Hal ini karena lembaga pendidikan lebih banyak mementingkan...

Ketika Masyarakat Memilih Untuk Tidak Memilih !!

Gambar
Sebagai seorang Mahasiswa Ilmu Sosial saya menyadari bahwa fenomena Golput merupakan sebuah fenomena yang tidak bisa terelakan dari Negara yang menganut sistem demokrasi.Pertanyaanya adalah apakah golput adalah suatu yang benar atau salah?Mari kita bahas bersama-sama. Dulu ketika saya masih semester awal,saya pernah mengikuti sebuah seminar tentang anti Golput.Inti seminarnya adalah mengajak para pemilih muda seperti mahasiswa untuk memilih dan menolak golput.Logika yang mereka pakai adalah,suara mahasiswa ini memiliki pengaruh pada pemilu. Jadi,logika yang mereka pakai kira kira begini “Jika anda golput,maka suara mutlak yang ada justru akan beralih pada mereka yang menggunakan uang untuk menggerakan massa.Anda sebagai mahasiswa dapat membendungnya dengan memberikan suara pada mereka yang lebih jujur ”. Argumen-argumen semacam ini masih ditambah dengan argument seperti “ Jika dalam keranjang hanya ada apel busuk,maka akankah lebih baik jika kita memilih apel yang tida...